Archive for October, 2007

Still about women :p

Sunday, October 14th, 2007

Gw masih kebayang kasus Nowak diatas. Hehe secara gw ngiler pengen bisa kaya dia, dalam artian menjadi seorang astronot huhuy..;) tapi disisi lain, dari sisi emosinya gw pikir hal inilah yang menjadi kekuatan sekaligus tantangan (gw ga pake kata kelemahan, coz gw pikir ini bisa disiasati dengan menjadikannya suatu tantangan) dari kaum hawa. Maksud? Dominasi perasaan membuat kita unggul karena dengan begitu isteri-isteri seluruh dunia berhasil mendidik anaknya menjadi "seseorang". Eh bukan berarti para ayah tidak ada peran, Parkin (2004) mengemukakan 3 peran penting dari seorang ibu dalam mengawali sebuah generasi; menyediakan kebutuhan hidup, menyediakan perlindungan dan mengasuh.Hemm

Di tengah keasyikan dan kegembiraan melukis, tiba-tiba ada nuansa ketidaksenangan dari anak perempuan terkecilnya. "Ada apa, sayangku?", tanya si ibu. "Salah satu kelopak bungaku tampak seperti daun" jawab anak kecil itu, hampir menangis karena kelopak bunganya tidak tampak seperti kelopak bunga. "Biar kulihat", ujar si Ibu. "Oh ya, baiklah. Tambahkan dengan warna hijau. Sekarang, kelopak bunga itu berubah menjadi daun". Tentu saja si anak tidak jadi menangis. Ia tertawa gembira.

Cerita di atas gw cuplik dan tutur ulang dari pengalaman nyata Margo Marshall - Olmstead akan ibunya saat mereka tinggal di Ferryden, sebuah desa nelayan si pesisir timur Skotlandia (Lesson from Mom, 2004). Bisa dibayangin ga siy, gimana jadinya ketika menghadapi ketidakbisaan anak perempuannya, si ibu berkata “Kamu bodoh, menggambar bunga saja nggak bisa !!!”. Atau berkata “Gimana siy kamu ini, buang-buang kertas dan cat aja”. pastinya si anak akan merasa gagal. Dia bakal kehilangan kepercayaan diri, merasa rendah diri. Dan ini bukan masalah sepele. Coz bakal sangat ngehambat kemampuannya dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang lain. Tentu kita masih ingat dengan begitu banyaknya kasus bunuh diri di kalangan anak-anak, akibat dari ketidakmampuannya dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah.

Back to topic, segi "penggunaan perasaan" untuk kasus anak diatas, merupakan suatu energi positif dalam membentuk anak (dalam hal ini menjadi suatu pribadi sendiri), tapi melihat kasus Nowak sendiri dimana dominasi perasaan ini menjadikan kaum hawa kurang labil, tentunya sudah menjadi tantangan bagi kaum hawa untuk bisa mengontrol perasaannya.

Hemm, gila nge-heng gw :(( dilanjutin tar lagi deh. Btw, gimanapun juga ini cuma pendapat pribadi, kalo ada yang merasa kurang setuju mapppppp banget.. :)

-new and blind-

Betapa besar dan “mengagumkan” kekuatan wanita

Sunday, October 14th, 2007

Di suatu malam sempet smsan dengan seorang pacar, dan terlontar kata emansipasi dari dia. Sebenarnya entah ada kaitannyah kah isi cerita dengan emansipasi?bantulah, tampaknya gw juga bingung :p

Gw sempet denger berita dan juga liat di Oprah edisi kapan tau :p. disebutkan ada contoh kasus yang menggugah (menurut gw siy).
"Nowak, lengkapnya Lisa Marie Nowak merupakan seorang astronot wanita NASA. Wanita berdarah Itali-Amerika ini melakukan aksi penyerangan terhadap Colleen Shipman (Kapten Pesawat Air Force US) pada 5 Februari 2007. Nowak ditangkap pada hari itu juga dan disidang dengan tuntutan percobaan pembunuhan. Kok?

Jadi, setelah ditelusuri, Nowak (wanita beranak 3, yang baru saja resmi cerai dari suaminya Januari 2007) memiliki "hubungan dekat" dengan William Oefelein, Pilot pesawat ulang alik. Nowak dan Oefelein kenal satu sama lain di pelatihan pilot pesawat, tapi mereka tidak pernah berada dalam satu misi. Setelah 2 tahun berhubungan, akhirnya pada akhir 2006 mereka putus kemudian Oefelein menjalin hubungan dengan Shipman yang sama-sama berada dalam 1 misi di Patrick Air Force Base. Meski status putus (menurut Oefelein) tapi nyatanya (melalui serangkaian penyelidikan yang dilakukan polisi) Oefelein dan Nowak masih juga berhubungan. tampak kompleks yes keadaannya, ada ketidakjelasan status, trus juga ada perasaan Nowak yang suayang banget ma Oefelein (keliatan kan bibit cemburunya :( ). Lengkapnya bisa dibaca di http://www.usatoday.com/news/nation/2007-03-06-astronaut-nowak_N.htm.

Mungkin bisa disebut ini teh Love triangle. Tidak diragukan Nowak adalah seorang wanita yang cerdas dan terpelajar (makanya bisa jadi astronot juga yes dan juga karir yang cemerlang abis, liat  National Aeronautics and Space Administration/Astronaut Bio:Lisa M Nowak). Tapi dia melakukan tindakan yang (mungkin) bisa terbilang tidak masuk akal untuk seorang wanita yang berpendidikan. Melakukan percobaan pembunuhan? Dan hal yang memicu adalah kecemburuan yang besar terhadap sang (mantan) pacar. Akibat tindakannya dia didakwa penjara, kehilangan karir di NASA, dan beberapa tuntutan lainnya, antara lain percobaan pembunuhan tingkat I, bawa senjata tajam dll. Bahkan menurut authorities "..Nowak raced from Houston to Orlando wearing diapers in the car so she wouldnt have to stop to go to bathroom. Astronauts wear diaper during launch and re-entry…."(www.FOXnews.com). Ouch that hurt when i read this!

Ehem nyinggung dikit soal emansipasi, melihat karir yang dimiliki Nowak tidak diragukan emansipasi udah terjadi banget disini, dimana astronot wanita sudah diakui dan disetarakan dengan kaum adam. Kesempatan untuk kaum hawa sudah terbuka lebar. Namun teuteup setinggi apapun emansipasi ini dieluk2an, kaum hawa akan tetap membawa gen "penggunaan perasaan" in special circumstances. Selain kasus Nowak diatas, juga mungkin pernah denger kasus tentang pemeriksaan HP pacar cuma buwat tau si cowonya selingkuh atau tidak, meriksa jas/saku suami in case si suami ada foto selingkuhan, atau yang paling parah nguntit kemana suami/cowonya pergi dll. See? Its so real, pada kondisi tertekan seperti itu, kaum hawa sudah tidak melihat dimana dia berada, atau setinggi apakah peran dia, saat dia tersudutkan pada kondisi yang membuat dia merasa marah dan sedih, dan juga kecewa, she will reaact according to her feelin (maybe brain only took 10 percent of it). Girls, i hope we are smart enough to control oneself emotion so these cases no need to be happened (again). Inilah yang kudu dilatih.

Kasus diatas buwat jadi bahan perenungan ajah, ga pengen lah jatoh di lobang yang sama untuk kedua kalinya kann..;)

-New and BlinD-